Hanya sebuah puisi lama…

Bongkar2 stock puisi lama, dibaca2 lagi… Ada satu puisi yang masih mampu menohok sang penulis sendiri πŸ˜€ . Padahal cuma sebuah puisi lama *250903*, ga ada judulnya pula πŸ˜€ .Inilah penampakan puisinya…

Segores luka hati merah
Adalah serumpun luka baru
Tumbuh dan berbunga di taman hati
Menyebarkan bau kesedihan
Mengurangi wangi kebahagiaan

Luka yang berdarah
Adalah tanda matamu padaku
Tanda permanen pada diriku
Yang akan selalu menyertaiku
Kemanapun kuayunkan langkah

Mungkin luka akan berhenti berdarah
Dan dapat melupakan marah
Bila kumelihat ke masa lalu kembali
Diiringi dengan keikhlasan hati
Untuk melupakan semua yang salah

Memang ga ada yang istimewa sih, cuma puisi patah hati biasa πŸ˜€ . Tapi setelah dibaca, ada kata2 yang mengena banget. Ya, di puisi itu ada kata2 keikhlasan , itu yang buat saiyah tertegun melamun . Ternyata dulu begitu mudahnya Chigo melupakan saat2 sakit putus cinta dan merajut yang baru, kenapa sekarang susah banget yah… Susah banget lepas dari bayang2 cinta lalu. Padahal sudah ada rencana matang ttg keseriusan yang menunggu hanya beberapa bulan dari sekarang, rencana masa depan. Tapi kenapa hati masih galau, malah terkadang ada cerita2 dan kenangan yang bikin langkah Chigo goyah untuk melangkah lebih jauh. Benarkah ini yang menjadi jalan hidup, benarkah ini yang Chigo mau, dan beribu kata tanya meragu memenuhi setiap berat hembusan nafas. Ternyata setelah diinget2, *pernah juga berkonsultasi dengan orang terdekat mama *, baru Chigo sadar ada yang kurang dalam hidup Chigo selama ini. Chigo terlalu egois sehingga melupakan satu hal yang sangat penting, ya, memang benar, Keikhlasan… Memang benar, saiyah terluka, begitupun dia, tapi semoga dengan keikhlasan hati menjalaninya, maka akan didapatkan barokah… Semoga dia juga mendapatkan jodoh yang terbaik, seperti Chigo sekarang πŸ™‚

Semoga tercerahkan hati dan bisa tetap melangkah maju… *atau ini syndrom menjelang pernikahan yah*

Aneh :D

Ga tau nih, kok beberapa hari ini Chigo selalu mimpi yah πŸ˜€ . Padahal tuh biasanya mimpi bisa diitung jari dalam setahun. Lah ini, dah 3 malam berturut2 mimpi mulu, sampe capek saiyah πŸ˜€ . mana mimpinya aneh2 pulak tuh, sampe2 pas bangun malah bingung yang ada . Padahal sebelum tidur udah baca doa loh, sebelumnya udah cuci kaki,cuci tangan,cuci muka, cuma ga minum obat cacing ajah πŸ˜€

Hari pertama mimpinya gini, Chigo udah nikah nih *malu*, trus suatu hari *cieeeeeeeeeee, suatu hari ky dongeng2 jaman dahulu kala aja πŸ˜€ * si abang selingkuh. Selingkuhnya sama Ghea Idol pulak, aneh kan πŸ˜† . Kok bisa2nya chigo mimpi ky gitu, kok bisa ada Gheanya segala, padahal Chigo ga ngefans tuh sama dia πŸ˜€ . Sms abang cerita kl td malem aneh gitu, malah balasannya gini ” Iyahlah, abang kan artis jadi selingkuhnya sama artis, tapi berhubung abang sekarang lagi dihutan, jangan mimpiin abang selingkuh sama monyet yah”. Malah bikin ngakak disiang bolong πŸ˜€

Mimpi yg kedua : Chigo lagi duduk2 diteras depan rumah Jogja sama sepupu. Nah trus tiba2 tuh Merapi meletus, padahal aslinya dari rumah Chigo ga kliatan tuh gunung Merapi tp knp di mimpi kliatannya deket banget yak πŸ˜€ . Nah trus kan kita panik tuh, lari2an deh b2, nah pas sampe ujung jalan belok kiri dikit kok malah nyampenya didepan rumah Bengkulu yah πŸ˜€ . Apa ga aneh tuh, keren aja kl saiyah bisa lari Jogja – Bengkulu, bisa ikutan Olimpiade nih πŸ˜€

Trus mimpi yang ketiga nih, setting lokasi *hahaha* rumah sepupu di Bandung. Trus kita jalan2 ke Tangkuban Perahu *dah lama euy ga ke Bandung* . Nah dijalan ituh ketemu Deny, temen Chigo SD dulu. Trus kita2 ditawarin mampir ke rumahnya yg ternyata ada dideket2 situ. Padahal dia domisilinya di Bengkulu loh aslinya. Trus kita kerumahnya, di rumah tuh banyak anak kecil dan ternyata itu semua anaknya Deny. Keren aja si Deny,dia kan baru nikah 3 bulan lalu anaknya dah bererot gitu πŸ˜€ . Trus tiba2 tuh anak2 kecil pada datengin Chigo, trus mukanya jadi berubah makin lama makin serem, makin horor. Untungnya Chigo kebangun, kl ga, ga tau deh dah sampe mana mimpinya πŸ˜€ .

nah,nah,nah… Aneh kan πŸ˜€
nih tar jadi postingan yg aneh juga deh πŸ˜€

udah ah, chigo mau makan malem trus semoga nanti malem ga mimpi yg aneh2 lagi πŸ˜€ . Biar Chigo ga ikut2an jadi aneh,hehehehe….

Ntahlah….

Mendadak melow gara2 ada temen yg cerita kl lagi ada problem cinta, fiuhhh… Emang begitulah cinta itu yah, ga akan ada habisnya kl dibahas πŸ˜€ . Terkadang bisa bikin ketawa kek orang gila tp terkadang bisa bikin orang jadi gila beneran *ky ryan πŸ˜€ *. Intinya, gara2 si temen curhat ke saiyah, jadilah teringat kisah lalu yg masih meninggalkan bekas dihati *huahuahua, bahasakuh*. Pas udah selesai tuh curhatnya dan kasih2 solusi dikit *ga bisa banyak2,tar yg laen ga kebagian hehehe* dan lagian saiyah emang dasarnya hobby coret2, jadi deh yg dibawah ini :malu:

pada saatnya nanti
tawaku akan bercampur dengan tangis
saat2 indah bersamamu
hanya akan menjadi kenangan
kapan kenangan itu terlupakan?
Ntahlah
aku tak tau
yang kutau hanyalah
Aku mencintaimu dan hatiku termiliki olehmu selamanya…
Ah, ntahlah…

Kangen Sekolahan ^.^

Jabat Tanganku, Mungkin Untuk Yang Terakhir Kali
Kita Berbincang Tentang Memori Di Masa Itu
Peluk Tubuhku Usapkan Juga Air Mataku
Kita Terharu Seakan Tidak Bertemu Lagi

Bersenang-senanglah
Karena Hari Ini Yang ‘kan Kita Rindukan
Di Hari Nanti Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan
Bersenang-senanglah
Kar’na Waktu Ini Yang ‘kan Kita Banggakan Di Hari Tua

Sampai Jumpa Kawanku
Semoga Kita Selalu
Menjadi Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan
Sampai Jumpa Kawanku
Semoga Kita Selalu
Menjadi Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Sepenggal lirik lagu milik Sheila on 7 ini bikin chigo kangen banget ma temen2 chigo yang udah lama ga ketemu. Temen2 gila waktu masih muda *tsahhhhhhhh* , temen2 SMU dulu. huffffff *menarik nafas panjang*. Rasanya kangen banget ma masa2 itu. Inget banget dulu sekelas pernah kena hukum, dijemur di lapangan upacara gara2 bolos bareng πŸ˜€ . Gimana kompaknya satu sekolahan waktu ada pertandingan olahraga antar SMU, semua pada nonton bareng rame2, siapin air minum buat yang tanding. Tapi anehnya kalo ada tanding lawan STM malah guru2 bilang “nanti sore ga usah nonton yah πŸ˜† “, hihihi, takut tawuran. Soalnya kan anak STM rata2 cowok, jadi suka emosian gitu. Kalo mereka kalah, bisa langsung cari gara2 dan ngajak berantem. Kayak setelah pertandingan Marching, mereka kalah, malah nyerang sekolah kami, nginjek2 alat sampe pada rusak 😦 . Untung bisa distop ma para guru, ga tau deh gimana jadinya kl ga. Duh malah makin kangen, kangen temen2 sekelas, temen2 ekskul, guru2, terutama kangen ma kantin πŸ˜† . Kok ujung2nya jadi ke kantin siy πŸ˜€ . Kayaknya perlu hubungi orang2 sok penting dulu nih biar ada reunian πŸ˜‰ so rasa kangennya terobati πŸ˜‰ .

Ada beberapa sudut ruang yang sempat tersimpan

Image Hosted by ImageShack.us
welcome πŸ˜‰

Image Hosted by ImageShack.us
lapangan basket, warna warni ky di TK πŸ˜€

Image Hosted by ImageShack.us
lab biologi, tempat ngadem πŸ˜† , tp sayang kursi panjangnya ga kliatan:D

Image Hosted by ImageShack.us
lapangan tenis “tempat penyiksaan” diwaktu penggladian πŸ˜€

Image Hosted by ImageShack.us
Pak Yayat, guru Kimia yang baik hati dan tidak sombong, cuma agak galak dikit πŸ˜€

liat foto2 itu jadi makin kangen sama sekolahan ^.^

Senja Kita

Image Hosted by ImageShack.us

Duduk dipantai sore itu, habis semua cerita tertumpah darimu, amarah , gundah, resah. Tumpahkan saja semuanya, aku akan mendengarkan dan mencoba mengganti rasa itu menjadi suka dengan canda yang diselingi gelak tawa, sebisaku, semampuku…
Akhirnya senja datang juga, senja inilah yang kita nantikan bukan? saat jingga perlahan mewarnai langit, merubah biru dan putihnya serupa jingga kemudian hitam menjelang. Aku tertegun melihat indah ciptaanNya, begitu juga kau, kita diam dalam keheningan senja ini. Terdengar langkah kaki kuda yang menarik andong di depan kita, perlahan menyusuri bibir pantai dengan sepasang penumpang di belakangnya. Kita tetap terdiam tanpa kata, menikmati indahnya senja. Debur ombak, semilir angin, langkah kuda dan teriakan teriakan penikmat pantai lainnya seolah menjadi alunan musik indah yang bisa sedikit menentramkan resah jiwa kita. Lepaskan saja semua resah, lepaskan semua ke dalam senja kita. Perlahan senyum menghiasi wajah cantikmu, alangkah manisnya melihatmu tersenyum lagi, karena memang aku berharap jangan lagi ada airmata disana. Akupun bangkit dari duduk, mengulurkan tangan sembari memberi senyum manis padamu.

” Udah lebih tenang kan ? ” tanyaku

” Iyah ” jawabnya dengan senyum lebar dan menyambut tanganku

” Yuk, biar lebih tenang. Dan kamu ga nangis lagi ” kataku

Perlahan kami jalan beriringan menuju Mushola kecil di tepi pantai, kalau melihat ciptaanNya bisa menghilangkan resah jiwa, meredam marah, tentulah bertemu denganNya bisa semakin membuat bahagia. Percaya kawan, di setiap masalah pasti ada hikmah, ada rencana yang lebih indah yang sudah disiapkan buat kita.

untuk seorang sahabat, jangan menangis lagi πŸ™‚
ingatlah pada “senja kita”
meskipun aku tak lagi bisa menemanimu, pasti bisa kau rasakan indahnya

Ananta

Β Β Β  Β Β Β  Tersentak aku ketika dia menyebutkan siapa namanya. Ananta, ya Ananta, seseorang yang pernah membuat hatiku begitu ceria dan penuh tawa, namun dibuatnya membeku dengan pengkhianatan. Ananta, seseorang yang mempunyai andil cukup besar atas mundurnya prestasiku di sekolah maupun kompetisi renang saat itu. Bahkan sejak itu, aku tak pernah lagi mengikuti jadwal klub renang hingga hampir 3 bulan. Namun kerinduanku pada belaian lembut air di seluruh tubuhku dan deru nafas yang memburu sehabis berenang, dukungan dan cinta dari orang orang terdekatku, mampu mengalahkan semua rasa sakit yang kau tinggalkan . Perlahan aku bisa melupakanmu, tapi ternyata aku keliru. Baru saja aku bertemu seorang yang namanya sama denganmu *hanya nama, karena jelas senyummu lebih indah* , sudah membuatku tersentak dan kilasan waktu tentangmu kembali memenuhi setiap centi otakku. Ah Ananta, mengapa sakit yang kau torehkan masih membekas di hati ini . Ternyata aku baru sadar, masih ada cinta disini untukmu, Ananta, meski sudah bernanah dan menebarkan aroma darah…