hampa…
itu yang kurasa pada perayaan kali ini
ntah mengapa
tak ada makna yang dapat kuserap
tak ada nilai yang dapat kupetik
apakah karena…
semua makin tak bersahabat?
hidup yang kian hari kian berat?
ahhh….
rindu itu tetap berkelana
mencari pelabuhan terakhir
dengan segenap usaha dan doa
rindu akan merdeka sesungguhnya
Hampa
August 18, 2008 at 2:35 pm (poetry)
achoey sang khilaf said,
August 18, 2008 at 4:40 pm
kita semua rindu
bangkit negeriku
harapan itu masih ada
merdeka!
hanggadamai said,
August 19, 2008 at 12:40 am
opytimis yuk
wi3nd said,
August 20, 2008 at 1:41 pm
wekss..kaya laguna ari lasso neeh “hampa” heheh
teutep optimis dan berharap jeung
kelak kau pasti akan menemukan apa yang kau cari
dan semua rasa rindumu akan terpenuhi…:)
pieps said,
August 24, 2008 at 3:43 am
bingung mbak apa arti merdeka sebenarnya:D, pemikiran sempit ku merdeka itu ada bila kita pernah dijajah. aksss.. rumit deh.. secara aku lahirnya pun bukan di jaman penjajahan. Sekarang sudah beda pulak yah model penjajahan yang mungkin kurang ku sadari.
Salam kenal mbak, senang sudah berkunjung ke “rumah” ku.
bowbee said,
August 24, 2008 at 8:07 pm
Tidak mendapatkan makna karena ada sesuatu di benak mbak dan sesuatu itu lumayan membebani… *sok tahu banget..*
Yah, semoga beban itu segera terlepas…
duniaichigo said,
August 25, 2008 at 7:48 pm
@achoey : Merdeka!!!
@hanggadamai : yuklah
@wi3nd : i hope so….
@pieps : iyah, emang merdeka bagi tiap2 orang beda2 pula maknanya
salam kenal kembali :shakehand:
@bowbee : amin2 dek…
ILYAS ASIA said,
August 26, 2008 at 10:32 am
hampa, hidup tanpa harapan
waduh, kl yg chigo maksud bukan yg seperti itu mas…
kan ada tuh di akhir puisina kata “dengan segenap usaha dan doa”…